Puisi-Puisi M. Herdi Sigit (Sumber: pixnio.com) PENCARI TERANG Mendung bergelayut Berhari, berbulan, bertahun habiskan waktu ...

Kiriman Guru: Puisi

Puisi-Puisi M. Herdi Sigit

(Sumber: pixnio.com)


PENCARI TERANG

Mendung bergelayut
Berhari, berbulan, bertahun habiskan waktu
Duduk dibangku, setingkat-setingkat, ditapaki
Bertumpuk sertifikat belum hasilkan apa-apa

Bersama datangnya hujan
Berlari, mencari keteduhan dapatkan rizki
Belum juga temukan yang pasti
Orang seperti apa yang dibutuhkan di negeri ini?

Tembok birokrasi terlalu tinggi
Tuk segera dapatkan legalisasi
Seperti hanya sebuah mimpi
Harapan untuk mengabdi, ikut membangun negeri

Hujanpu telah reda, namun senja berganti malam
Secercah cahaya nampak dari kejauhan
Berlomba lagi menggapai cahaya harapan
Berbondong-bondong, semua…
Berubah seperti laron pencari kerja
Tetap berusaha mencari Nomor Induk pegawainnya
Kepakan sayap, berputar putar
Berputar-putar, berputar putar
Sampai sayapnya lepas satu, sayapnya lepas satu
Berkerumun, bergandengan mengikuti temannya, dan akhirnya pulang.
Ketika Matahari terbit, yang ada tersisa sayap-sayap harapan 
Dan segera hilang disapu angin seiring datangnya siang.
***



ILMU

Melihat wajahmu begitu enggan  menatapnya
Kulirik kulitmu begitu halus 
dengan penuh rasa enggan
Kucoba terus kudekati dan berusaha taklukanmu
Mata,  pikiran dan konsentrasi ku curahkan padamu

Panjang betul kau uraian segala yang kau punya
Kau tumpahkan uraian detail dari bab ke bab secara runtut
Setelah ku selami ternyata kau begitu menyimpan banyak pengetahuan
Misteri yang jadi pengetahuan buatku

Engganku berubah menjadi keasikan
Malasku kembali bangkit setelah kubuka helaian demi helaian
Tak bosan cumbui, dirimu Setiap jengkal kulitmu
Jemari berhenti temukan makna tanpa henti
Berpeluh keringat temukan ilmu berserak

Kupinang dirimu dan kubawa masuk ke dalam pikiranku
Menyatu dijiwa dan ragaku, 
bersamamu melangkah menjadi ringan, tak gentar hadapi masalah
Gelisah tiada lagi, selalu nyaman bersamamu

Lihatlah…..
Mereka dari berbagai penjuru mencarimu
Berseragam sekolah, bersarung berpeci apaun yang mereka kenakan
Mereka tak merasa lelah, tak merasa bosan, terus belajar, tentang apa saja demi ilmu
***


KESOMBONGANMU

Dikerumuni teman sejati
Berkolusi tak taat perintah guru
Lalaikan tugas sekolah mengajak teman adu nyali, 
untuk jaga gengsi, walau temannya ada yang mati
Merasa kuat, bacok sana bacok sini karena punya dekeng POLISI
Dicoba diperbaiki, tak hasilkan putusan pasti

Orang tua seharusnya menasehati, datang terkesan melindungi
Menuding, Sekolah lah yang salah tak mampu berikan pendidikan yang mumpuni
Lembaga disudutkan, dikerdilkan dirampas oleh ketidak sadaran orang tua
Namun…
Gagahmu tiada lagi
Gagahmu tak tampak lagi
Kekayaanmu, kekuasaanmu tak mampu cetak ijazah
Sesali diri tiada arti, waktu telah berganti
Apapun yang kau miliki

Tak berarti.
***


Tentang Penulis
M. Herdi Sigit adalah salah satu staf pengajar di SMA Negeri 1 Cikidang, yang sudah dia geluti selama hampir llima belas tahun, dan mengampu pelajaran Bahasa Indonesia. Penulis bertempat tinggal di Kp. Cipetir Rt. 02/01 Desa Cicareuh Kecamatan Cikidang. Lahir di Bantul, 19 Juni 1977. No. HP. 085724774994


+++
AGBSI menerima kiriman naskah baik berupa fiksi dan nonfiksi. Tulisan ditik rapi dengan format .doc atau .docx dan dikirim ke alamat surel: redaksi.agbsi.2020@gmail.com. Tulisan yang dimuat tidak diberikan honor. Namun, jika beruntung akan dikumpulkan menjadi sebuah buku antologi setahun sekali. 
+++

0 coment�rios: