Opini oleh:   Saripuddin Lubis, M.Pd. (Ketua DPW AGBSI Sumatera Utara) Tidak dapat dinafikan bahwa pendidikan yang menjadi awa...

Pendidikan yang Memuliakan Peradaban

Opini oleh: 
Saripuddin Lubis, M.Pd.
(Ketua DPW AGBSI Sumatera Utara)



Tidak dapat dinafikan bahwa pendidikan yang menjadi awal pembentukan peradaban mulia.  Kemuliaan peradaban ditandai dengan kemuliaan berpikir, mulia bertutur, dan mulia berkarya. 

Semua aktivitas seorang insan dimulai dari proses berpikir. Itu juga yang sering difirmankan berulang-ulang oleh Sang Pencipta tentang pentingnya akal sebagai mesin lokomotif berpikir. Dengan pemikiran yang sehat, kreatif, dan positif berarti telah ada landasan yang kuat untuk sebuah perencanaan yang kuat pula.

Namun proses berpikir sehat, kreatif, dan positif tidak boleh hanya sebatas pemikiran dan semata. Pemikiran tersebut harus ditindaklanjuti dengan tindak tutur yang mulia. Tindak tutur yang mencerminkan nilai-nilai hakiki dari hati seorang insan.

Setelah rencana dibuat secara matang, maka tinggal meluncurkan tindak tutur. Hasil positif akan terwujud dalam aksi-aksi positif pula menuju kemuliaan karya.

Harapan terbesar dalam membangun peradaban mulia tersebut, terutama tentu berada di pundak seorang guru. Sebagai insan lulusan lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan, serta pengakuan dalam bidang profesi, sudah sewajarnya guru memiliki kompetensi dalam membangun siswa, dimulai dari pemikirannya, tindak tuturnya, dan aksi-aksi-aksinya yang mulia.

Jelaslah bahwa ketiga konsep tersebut yang harus ditularkan insan-insan pendidik di kepada para siswa. Jika ketiganya kuat, maka peradaban mulia yang kita mimpikan tidak sekadar mimpi.

#selamatharipendidikannasional#
#agbsisumut#
#terusmembangunperadabanmulia#

2 comments: